Platonik

Kalau saja aku diizinkan untuk mengikuti sebuah pelatihan, aku ingin ikut kursus bersitatap. Nampaknya, ini menjadi problem terbesarku yang baru kupahami sejak kita bertemu. Pada tiap pertemuan, banyak hal yang ingin kusampaikan, berbincang sampai mulut berbusa, sampai kedai tempat biasa kita bertemu memutar ulang lagu-lagu yang sudah kita dengar dari sejak kita datang, namun begitu … Continue reading Platonik

Berbicara Kelebihan

Saya selalu takjub ketika berbincang dengan seseorang yang bisa menceritakan perjalanan diri menyusun cita-citanya. Terlebih jika penjelasannya runut, dari sini, ingin ke situ, dari A, B, C, dan seterusnya. Saya membayangkan mudahnya rencana tersebut berjalan seolah tak ada hambatan selama ia merencanakan dan mewujudkannya. Ini bukan bentuk kedengkian, tapi memang saya selalu berpikir bagaimana caranya … Continue reading Berbicara Kelebihan

Kita Pernah Sama-Sama

Kita pernah sama-sama tidak bicara selama beberapa waktu. Kita percaya bahwa diam adalah cara terbaik meredam amarah. Meskipun sebelum benar-benar redam, kita harus melewati fase kelam: murung dan muram. Kita tahu itu sulit. Paling tidak dengan diam, kesempatan melakukan kesalahan hilang dan pertengkaran akan usai dengan sendirinya—meski tidak usai-usai amat. Lalu kita kembali pada situasi … Continue reading Kita Pernah Sama-Sama

Hal yang Perlu Kamu Ingat Ketika Hidup Tak Berjalan Sesuai Kemauanmu

Pernahkah kamu menangisi sesuatu karena hidup tidak berjalan sesuai dengan kemauanmu? Lalu kau bangun mengutuki perasaan yang entah bagaimana caranya kau coba lupakan, tapi terus mengganggu pikiranmu. Padahal sesaat sebelumnya kau tertawa begitu keras seolah kau memenangkan perlombaan dan tawamu coba menyuarakan kaulah satu dari sekian juta orang yang berhasil melewati tantangan berat dalam hidup. … Continue reading Hal yang Perlu Kamu Ingat Ketika Hidup Tak Berjalan Sesuai Kemauanmu