Bermimpilah!

…melanjutkan postingan sebelumnya

Akhirnya, saya memutuskan untuk melanjutkan menjadi guru relawan di sebuah sekolah yang berada di pelosok Jatinangor. Namun, kali ini saya bertugas untuk mengajar IPA #daaaaangg IPA ini memang subjek saya pada saat sekolah dulu, tetapi karena satu dan lain hal (gelapnya saya terhadap matematika) memutuskan saya untuk “murtad”  sejak kuliah ke IPS.

Kemudian, ini membawa saya kembali ke dunia sains….. 😐 ini adalah tanggung jawab, konsekuensi yang harus dihadapi bukan dihindari mengingat yang saya hadapi adalah anak-anak kecil yang sedang merajut mimpi.

Pertemuan pertama kemarin diagendakan melakukan pengenalan, games, dan write your own dream!

Sebelum pertemuan kemarin berakhir, sesuai agenda, saya meminta murid untuk menulis mimpi mereka, dengan menulis mimpi kita jadi terus ingat akan mimpi/tujuan kita ke depan.

Dan inilah hasilnyaa

photo (2) photo (3)siapa yang tidak terharu melihat cita-cita ini beserta alasannya? saya yang menginstruksikan mereka saja terharu… cita-cita mereka besar! pertanyaannya hanya dua, siapa yang tega merusaknya? atau siapa yang ingin membantu mereka mewujudkan cita-citanya? masih banyak anak-anak nun jauh di sana yang mempunyai cita-cita besar, oke emang terwujudnya cita-cita seorang itu tergantung orangnya masing-masing, tetapi, mereka butuh seseorang untuk memudahkan mewujudkan cita-citanya….

photo (4) photo (5)

betapa mulianya cita-cita mereka..

saya dan partner mengajar saya berkeinginan untuk memberanikan mereka bermimpi, menulis mimpi-mimpi mereka, meyakinkan sekitar mereka, kalau mereka punya mimpi! dan mimpi itu suatu saat nanti akan terwujud!

masih banyak berbagi kiat-kiat yang dapat dilakukan untuk membantu kita mewujudkan impian. Hal pertama dan terpenting dalam menggapai mimpi tentu saja adalah merencanakan impian dan cita-cita itu sendiri. Beberapa di antaranya yakni dengan membuat dreambook, mindmap, dan visualization.

  • Dreambook. Tulis semua impian Anda di atas kertas. Anda dapat menggunakan pena dengan warna menarik kemudian menempelkannya di cermin sehingga mudah terlihat. Sebaiknya gunakan kata yang positif dan powerful. Hindari kata ‘ingin’ atau ‘akan’ yang menimbulkan kesan impian Anda hanya menjadi mimpi dan tidak terwujud. Gantikan dengan predikat aktif seperti ‘membuat’, ‘menjadi’, dan sebagainya.
  • Mindmap. Pada dasarnya mindmap juga sama dengan dreambook tetapi Anda lebih bebas untuk membuat visualisasi kreatif. Dengan mindmap, Anda dapat menambahkan gambar dan foto pendukung yang membangkitkan semangat atau menggambarkan impian Anda. Selain itu, mindmap juga mampu mengaktifkan otak kanan karena pada dasarnya otak menyukai warna.
  • Visualization. Anda juga dapat membayangkan apa yang akan Anda kerjakan di masa depan. Hal ini akan mengaktifkan otak karena sebenarnya otak tidak dapat membedakan apakah bayangan itu nyata, benar terjadi, masa lalu, masa kini, atau hanya impian. Meskipun hanya membayangkan, visualization dapat membantu Anda bergerak mewujudkan impian.

Bersikap realistis dan mengedepankan logika memang tidak boleh ditinggalkan 🙂

One thought on “Bermimpilah!

  1. betul kalau membaca cita cita yang ditulis anak anak itu jadi terharu ya.. apalagi kalau mikirin bagaimana cara supaya tercapai semua cita cita mulia itu. Tapi saya yakin, cita cita itu akan dapat mereka capai pada waktunya kelak.

anotasi

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s