Bisakah Kita Belajar Tanpa Guru?

Setelah membaca artikel di Kompas hari ini mengenai pendidikan dengan judul “Guru Kaku Sudah Tak Laku”, teringat pengalaman gue mengajar di salah satu SD di Jatinangor. Artikel yang cukup “menampar” para guru dalam mendidik murid-murid. Tak bisa dipungkiri, kesulitan mendidik murid-murid itu sangat banyak seperti kemalasan dalam diri dan anak-anak yang sulit diatur sehingga membuat kita menjadi jengah akan tingkah laku mereka. Semua kebegajulan anak-anak SD pernah gue rasain, berbicara di depan kelas tidak ada yang mendengarkan sampai ditepuknya penghapus papan tulis kapur di depan muka gue. Itu semua cukup membuat gue gondok kalo lagi ngajar. Tapi, ada hikmah yang dapat diambil dari kejadian tersebut di mana kita(guru/pengajar) harus bisa berinovasi bagaimana caranya mengajar sambil mengikuti alur mereka buat tetapi tetap kita yang mengatur aturannya. Nah, lho! Berat juga ya…

Tulisan ini gue buat dalam rangka Hari Guru Nasional dan juga ketertarikan gue ngebahas tentang cara mengajar para guru setelah baca artikel kompas hari ini (hal. 14).

Guru Kaku Sudah Tak Laku. Yes, menurut gue judul di artikel tersebut bener banget. Kenapa? Banyak lho sekarang guru yang masih pakai cara-cara konservatif di zaman yang udah kelewat modern, contohnya masih dengan gaya kaku konvensional, satu arah, tanpa proses atau dengan diskusi dengan murid. Menghafal sebuah materi untuk diujikan masih menjadi alat tempur siswa-siswa di Indonesia saat ini. Kalau terus seperti ini, dimungkinkan guru hanya akan mencetak orang-orang yang bernilai baik pada saat di sekolah saja karena kurangnya mengasah keterampilan hidup di abad modern ini.

IMG_1138 (5184 x 3456)
@rivanlee
@rivanlee

Tentunya guru yang sadar akan kemajuan zaman akan terus mengajar dengan semangat, kreatif, inovatif, empati, dan tidak kaku atau yang biasa disebut dengan fasilitator. Memang sulit ditemukan, tapi dengan cara mengajar seperti itu diharapkan dapat menciptakan generasi penerus bangsa sebagai orang-orang ahli atau pengajar yang mampu membangun semangat belajar anak-anak. Dengan ini cara mengajar yang baru ini menurut gue dapat menjadi system baru yang nantinya berpengaruh pada system pengajaran kedepannya.

Teringat apa yang dibilang oleh Einstein bahwa:

Learning is not a product of schooling but a longlife attempt to acquire it

Belajar bukanlah produk pendidikan sekolah tapi percobaan jangka panjang untuk memperolehnya. Dengan kata lain, kita terus belajar tanpa batas, tanpa pengajar atau guru. Lalu, apakah kita dapat belajar tanpa guru?

Menurut gue, jawabannya tidak bisa. Peran guru tidak bisa digantikan dengan teknologi canggih sekalipun. Masalah utamanya adalah perlunya guru berkualitas dan professional. Tentunya untuk menciptakan guru berkriteria tersebut diperlukan adanya perekrutan dan pelatihan yang ketat. Indonesia bisa saja mendapatkan guru dengan kualitas seperti di atas jika alokasi anggaran untuk guru difokuskan pada perekrutan dan pelatihan.

Selamat Hari Guru Nasional

Advertisements

5 thoughts on “Bisakah Kita Belajar Tanpa Guru?

  1. aye pernah digebug ma pak guru pake penggaris kayu ampe patah..

    yang patah kayunya bukan punggungnya hehe… but still.. saya masih menyukai pak guru itu.. hehe karena dia ga kaku

  2. Apakah program pelatihannya sudah dilakukan oleh Depdiknas dan tentu saja pelatihan yang berkesinambungan. Selamat hari guru , moga pengabdian di balas oleh Allah S.W.T aamiin. Salam kenal

  3. hahaha yup bener sekali van. guru bukan sebagai pusat. yang harusnya menjadi pusat perhatian saat pembelajaran ya anak-anak itu sendiri. guru hanya sebagai fasilitator. bagaimana membuat KBM menjadi menarik sehingga anak merasa tertarik untuk berpartisipasi dalam pembelajaran. tetap semangat mengajar! 🙂

leave your thought

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s