Ini Kopiku, Mana Kopimu?

Kopi menjadi tren berkelanjutan belakangan ini di kalangan pemuda sampai petua, disebabkan karena kopi dapat divariasikan ke berbagai rasa dalam sebuah minuman sesuai dengan lidah peminumnya. Terlebih lagi, keberadaan kopi juga didukung oleh kafe-kafe dengan tempat yang menyamankan dan menenangkan para pengunjungnya. Atau malah saking nyamannya kafe tersebut malah “tidak terasa kopi dan filosofinya” seolah ia hanya menjual tempat melainkan kualitas kopi berikut penyajiannya. Hehehe

Sedikit mau bahas tentang kopi berdasarkan pengalaman yang gue terima ketika traveling ke Dieng dan bertemu “Dokter Kopi”, Om Pepeng atau di twitter biasa dikenal dengan @escoret. Beliaulah yang meluruskan gue dalam meminum kopi, mulai dari pembenaran bahwa kopi sachet itu kopi yang “murahan” sampai diajari cara membuat kopi dari menggiling sampai meminum. Karena meminum kopi adalah sebuah proses.

filosofi kopi

Untuk meminum kopi ternyata lebih nikmat apabila dinikmati kalau bukan sekadar minum saja, setelah dapat pelajaran dari Om Pepeng, gue mencoba dan menikmati proses menjadi sebuah kopi yang dapat diminum dari mulai menggiling biji kopi, menyaring, dan baru bisa dinikmati. Kalau dihitung-hitung:

Masak air panas : 10menit

Menggiling kopi : 3 menit

Menyaring : 3-4 menit

Apabila dijumlahkan, butuh sekitar 17-20menit untuk meminum kopi. Sedangkan, apabila telah jadi, kopi dapat dihabiskan dalam waktu 10menit.

Memang, proses untuk membuat kopi lebih lama dibandingkan dengan meminum kopinya. Tapi, gue selama ini menikmati proses tersebut seolah mengajarkan kalau kita harus menghargai proses. Berpengaruh sekali apa yang terjadi di proses yang kita lakukan akan mempengaruhi hasil akhir yang akan kita nikmati.

Ini sedikit alat tempur gue untuk buat kopi

33f7664e0bdf11e3876122000aeb43fd_7
@rivanlee

 Segelas kopi memang bisa habis di minum, tapi obrolan yang lahir darinya, tak akan pernah habis.

71b06950491e11e3ae4e0e5031106dcd_8
@rivanlee

Ya, terlebih lagi obrolan yang tidak diintervensi oleh handphone atau gadget. Sesungguhnya obrolan terbaik adalah obrolan yang mengandung cerita kebahagiaan dan dapat saling bertukar pikiran. Nikmatnya kafe kopi zaman sekarang memang cocok sekali untuk minum kopi dan ngobrol-ngobrol, kalau kata anak sekarang disebutnya kongkow.

Tapi, sebenernya kopi yang nikmat tuh yang seperti apa sih?

Ini sih menurut pribadi gue sendiri beserta pengalaman yang udah gue dapet, ya..

kopi itu warna dasarnya hitam

Inilah kopi yang menurut gue nikmat, kenapa? Karena menikmati langsung secara natural kopi itu sendiri hitam, tanpa gula, dan hangat. Terus gaboleh dikasih susu? Ya yang belum seneng dengan kopi item boleh dikasih susu/gula dikit.

Sayang, lho.. Indonesia ini salah satu penghasil kopi terbesar di dunia dari ujung barat sampai ujung timur Indonesia rasa kopinya beda-beda (inget, kopi hitam). Toh sayang banget kalau kita selama ini setiap minum kopi yang manis-manis, tok! Cappuccino, hazelnut, cremee brulee iya itu adalah variasi dari kopi tapi kurang natural aja menurut gue.

34e3a0fe2efd11e39c6622000a1f9e4a_7
@rivanlee

“Ah, kayak bapak2 aja lo minumnya kopi item”

Eits, bentar… bapak-bapak yang mana dulu nih? Bapak-bapak yang suka minum kopi sachetan? Yaa beda laaah..

Kebetulan gue sudah anti kopi sachet (kecuali terpaksa banget nget), gue berubah menjadi penikmat kopi asli indonesia seperti pemaparan di atas. Dimulai dari panasin air, giling kopi, dan minum hehehe

Karena banyak banget khasiat-khasiat ngopi kalo kita mengonsumsi kopi secara natural, nih kalian bisa liat di sini

http://www.businessinsider.com/13-scientific-reasons-to-drink-coffee-2013-11

http://kopikeliling.com/news/manfaat-kopi-untuk-penampilan.html

Nah, gitu deh sekilas tentang kopi dari gue..

@rivanlee
@rivanlee

Semoga kalian para peminum kopi segera kembali ke jalan yang lurus dalam meminum kopi

Only Condoms come in sachet, Coffee Don’t

Advertisements

2 thoughts on “Ini Kopiku, Mana Kopimu?

  1. Yap setuju banget! Yang namanya kopi itu ya warnanya hitam. Dan serius deh, di solo tuh ada kafe kopi yang menjual berbagai jenis kopi dari seluruh daerah bukti kalo Indonesia tuh emang beruntung bisa menghasilkan berbagai jenis kopi. Harus nyoba kopi dari Bengkulu, Flores, dan Bali. Mantap! 😀

leave your thought

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s