Pulau Sempu

Mengacir ke Malang dalam mengawali liburan semester ini tujuannya ke Timur Pulau Jawa. Ingin tahu seberapa indahnya dan sebenarnya ada apa aja sih di Pulau Sempu sampai kian santer dibicarakan oleh orang banyak? Gue akhirnya berkesempatan untuk ke Pulau Sempu beberapa waktu lalu, memang sedikit agak ekstrim dengan musim hujan seperti ini harus trekking ke Pulau Sempu.

berikut itinerary dari malang sampai sempu

Dari stasiun kota malang, nanti banyak angkot yang nawarin ke bromo, ke semeru, nah itu tawar aja minta ke sendang biru. Kebetulan gue dapet orang yang baik banget, jadi bisa 500k bolak balik (kalo ada yang mau, kontak gue aja ke rivanlee@gmail.com, nanti gue kasih kontak beliau). Rutenya gini

Stasiun malang – pantai sendang biru = carter angkot 500k/pp/6orang

Sendang biru – pantai semut(p. sempu) = guide p. sempu 100k + sewa kapal 100k/pp

Pantai semut – segara anakan = trekking, sekitar 2 jam. Kalau professional ditempuh 1 jam

Tujuan wisata ke pulau sempu biasanya adalah segara anakan, di situ kalian bisa liat samudera hindia yang lebar dan garis cakrawala, batas kita dengan samudera hindia deket banget yang memisahkan mungkin hanya niat mau nyemplung ke sana atau enggak. Untuk ke pulau sempu, saya harus menuju pantai sendang biru di situ kita harus izin untuk masuk ke pulau sempu. Kalian akan dibawa ke Dinas Perhutani untuk dapat izin ke Pulau Sempu.

IMG_5091
@rivanlee

Dalam BKSDA(Dinas Perhutani), kalian akan ditanya alasan ke pulau sempu, tujuannya apa, apa yang bisa sempu dapatkan dengan kedatangan kalian. Di sini juga akan dijelaskan, sebenarnya fungsi pulau sempu itu untuk apa dan siapa saja yang boleh masuk, nego soal izin masuk juga dilakukan di sini. Kenapa banyak yang gembar gembor untuk melarang ke pulau sempu tapi tetap saja per bulannya ada sekitar kurang lebih sampai 1000an orang yang datang ke Pulau Sempu? Silakan kalian jawab sendiri.

Untuk sampai ke segara anakan, kita harus ke pulau sempu dengan naik kapal dari pantai sendang biru ke pantai semut. Dari pantai semut, kita harus trekking 2,4km ke Segara Anakan, kebetulan saya datang waktu musim hujan, medannya menjadi berat karena tanah yang seharusnya kering menjadi basah, liat, dan berlumpur sehingga menghabiskan waktu sekitar 2,5jam untuk sampai ke Segara Anakan. Jalan untuk menuju segara anakan tidak mudah, ranting jatuh, jalan di dataran yang miring, menjadi jalan utama untuk ke segara anakan.

IMG_5081
@rivanlee
IMG_5224
@rivanlee

Perlu kalian tau, pulau sempu ini pulau yang tidak berpenduduk, dan tidak ada air tawar sama sekali kecuali air hujan. Saat sampai di segara anakan kita juga harus buat tenda, ketika buat tenda kita gak boleh menebang satu kayu pun, bolehnya mengambil apa yang sudah ada di sekitar situ.

“jangan ke sempu, nanti merusak blablablabla…”

Menanggapi pernyataan tersebut, gue coba mencari kebenarannya. Ya, di pulau sempu cukup banyak sampah berserakan, dan tidak ada tempat sampah sama sekali(mungkin ini disebabkan Pulau Sempu memang hanya ditujukan untuk Konservasi dan Observasi).

 Kenapa sih kok banyak sampah? Lemme justify this issue.

1. banyaknya orang yang datang ke Pulau Sempu

Otomatis, dengan banyaknya orang yang datang ke Sempu, pasti punya kontribusi besar untuk buang sampah sembarangan. Walaupun bentuknya bungkus permen sampai botol aqua 1,5L.

 2. ketidaktegasan BKSDA dalam melarang wisatawan

Begitu kalian dibawa ke ruangan Perhutani, kalian akan disalahkan apabila kalian menjawab ke pulau sempu untuk tujuan wisata, rekreasi, or other similar word you would speak out. Walaupun disalahi untuk datang ke sana, tetapi tetap saja dibolehkan untuk ke sana (aneh, gak?). this sentence may be a conclusion: uang merubah segalanya.

3. ketidaksadaran akan kebersihan dari wisatawan itu sendiri

Ketika kalian ke pulau sempu, kalian akan banyak menemukan flora dan fauna di sana. Fauna yang sering dijumpai ialah kera. Di sini banyak wisatawan yang melempar makanan kepada kera-kera tersebut, niatnya memberi makan, yang ada malah buang sampah sembarangan sekaligus membunuh insting binatang dalam mencari makan.

Kalau sudah seperti ini, boleh atau tidaknya kita ke pulau sempu menjadi keputusan pribadi. Kalau kita mau, kita harus ikut jaga pulau ini. Jangan sampai ini menjadi pulau yang bagusnya sementara, yang begitu kita sudah masuki kemudian kita lupakan. Semua berperan dalam menjaga keindahan pulau ini, semua bertanggung jawab akan pulau ini.

@rivanlee
@rivanlee
Advertisements

leave your thought

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s