Usaha Untuk Bahagia

Malam itu aku bertekad. Mengeluarkan sejumput duri yang menancap di ulu hati. Duri yang kutancap sendiri. perasaan yang sekonyong-konyong datang hanya bermodalkan rasa ingin tahu. Dirimu. Dalam-dalam. Tapi, apakah ada obat mujarab berkhasiat meredakan keinginan yang sejak lama menyeruak ingin keluar? Sesaknya lebih dari bernafas di ketinggian, gamangnya seperti kehilangan satu barang.

Hak yang didapat berlebihan biasanya berbuah penindasan. Memiliku seorang, contohnya. aku berpikir panjang. Siapalah aku ini? Menuntutmu untuk jadi milikku seorang. Ini perihal pilihan, aku yang bodoh atau kamu lebih pintar. Namun, perlu kamu garisbawahi, bahwa kebodohan yang disusun rapi akan mengalahkan kepintaran. Aku memaksa bahagia.

Bahagia itu seperti sebungkus nasi uduk. Di awal pagi, ketika kubuka, uap nasinya mengebul ke penjuru ruang. kuhabiskan perlahan bersama orang tersayang. Tuhan Yang Maha Baik menitahkan segelas keberanian padaku untuk bercengkerama denganmu sejenak, walau jarak kita sejauh bumi dengan matahari. Setidaknya aku mengetahui, menghubungimu ternyata butuh usaha besar, seperti kuliah di ITB. Tapi, dari situ aku memahami bahwa bahagia itu sederhana. Sesederhana melihat senyummu dibalik layar, lalu aku tertawa, seolah kita sudah sedekat nadi.

Kamu tahu? Ternyata bahagia itu tidak abadi. Ia sejenis gula yang akan larut dalam air panas, juga teh yang pelan-pelan kamu seruput habis. Kesunyian telah menjadi sohib yang paling setia. Terkadang harus kuakui bahwa diri ini bodoh, menunggu fajar muncul dari balik Sikunir tapi terlelap pukul empat. Lalu, Kudapati hanya embun-embun semu di putri malu atau kabut-kabut kurang ajar yang membuat keadaan makin membosankan.

Kekecewaan masih ada di ujung belokan, sedangkan harapan terus kupupuk seperti tanaman. Takdir membuat kita bertemu pada satu persimpangan yang membuat jarak kita semakin jauh. Tapi, Kukira begitu baiknya, kita tetap menjaga, kamu menjaga jarak denganku, aku menjaga agar hatiku tidak kenapa-kenapa.

11 thoughts on “Usaha Untuk Bahagia

anotasi

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s