Kisah Sebuah Perjalanan  

IMG_5665 (600 x 400)

Pernahkah kau terdiam dan berpikir bahwa hidupmu seolah paling sengsara daripada yang lain? Segala duga-duga membuat keadaanmu ingin menyalahkan apapun yang ada di depan, di samping, dan di Atasmu. Suatu masa di mana kau tergesa-gesa menyimpulkan bahwa itu adalah titik terendah dalam hidupmu. Iri, dengki, malu bercampur aduk menjadi satu. Lantas, motivasi kau anggap sebagai dorongan semu.

Keadaan terbalik terjadi pada sekitarmu, mereka semakin membaik dan kau semakin terpuruk. Kau berharap ada keajaiban datang turun dari langit yang dapat mengubah nasibmu sepersekian detik. Lalu kau membuat bayang-bayang tentang kesuksesan, kedermawanan, dan usaha menolong teman. Namun, petir yang menyambar membuatmu sadar kau tak bisa terlampau jauh meniti harapan. Petir yang menandakan badai segera datang. Sedang, kau tak kunjung pulang dari tempat persinggahan. Getir dan malu menjadi karib perjalananmu. Mereka yang menemani langkahmu menelusuri rimba belantara.

Tapi saya rasa hidup tak melulu tentang kegetiran hidup. ia hanya menjadi bumbu penyedap di kehidupan kita ketika kelewat manis. Ia sebuah penanda bahwa ada yang harus kau siapkan ketika kemenangan ada dalam genggaman, yakni kegagalan yang tiba-tiba. sampai kisah gurih dan tengik itu memberi makna pada sebuah perjalanan.

Saya mulai memahami bahwa kutipan-kutipan yang lahir dari sastrawan, ilmuwan, atau siapapun yang menelurkan kalimat getir tentang perjalanan adalah mereka yang sudah menyicipi bahwa ada yang lebih asam dibanding bau ketiak dan lebih menikam ketimbang gagal dalam ujian.

Pada sebuah adegan di film Lemony Snicket’s A Series of Unfortunate Events saya memahami bahwa pahitnya kehidupan tidak saya rasakan sendirian dan masih ada manis yang bisa disesap pada kegetiran. Seorang tokoh, Violet Baudelaire menerima sebuah surat, “……At times the world may seem an unfriendly and sinister place, but believe that there is much more good in it than bad. All you have to do is look hard enough. and what might seem to be a series of unfortunate events may in fact be the first steps of a journey…”. sebuah surat yang memastikan bahwa pahit bukanlah akhir dari perjalanan. Tanpa sadar, kegetiran menyigi seberapa tangguh kita menerima cobaan dan seolah bertanya kepantasan kita untuk kegemilangan.

Mengenai perjalanan, saya sepakat dengan apa yang tertulis dalam novel Misteri Soliter. Jostein Gaarder menuangkan filsafat sederhana tentang pencarian “siapakah aku? Dari mana aku berasal?”. Seperti Dunia Sophie, dalam buku ini mengisahkan tentang perjalanan seorang anak bersama ayahnya, seorang filsuf dengan hidup sedikit awut-awutan, dari Norwegia menuju Athena. Di perjalanannya, ayahnya selalu melakukan pemberhentian  untuk satu dua batang rokok sekaligus jadi waktu bercerita mengenai filsafat pada Hans, anaknya. Singkat cerita, setiap kisah ayahnya di tiap persinggahan tersusun jawaban dari kisah rumit tentang generasi sebelumnya yang terjadi pada masa silam.

Perjalanan hidup seperti halnya Misteri Soliter, tidak lain adalah proses pencarian “siapakah aku?” melalui serangkaian peristiwa yang tidak terjadi begitu saja. Perjalanan bisa saja menjadi surga maupun neraka tergantung bagaimana kita melewatinya. Pada intinya, perjalanan menaja kita untuk tidak yakin begitu saja pada kebetulan. Perjalanan tak lain adalah kausalitas antara kegetiran dan kemakbulan. dan Tuhan tidak pernah main-main dalam menciptakan perjalanan.

Advertisements

5 thoughts on “Kisah Sebuah Perjalanan  

  1. Pernah, Van.. Dan rasanya benci banget sama semua orang. Plus merasa jadi orang paling menyedihkan di muka bumi. ._.

    Tapi itu pas lagi carik jati diri sih. Sekarang alhamdulillah uda bisa legowo. Dikit. 😛

  2. Pemilihan kata dalam tulisan ini keren sekali. Semacam langsung mengena di hati, jadi membuat pembacanya (termasuk saya) merenung. Tentu saya pernah mengalami saat-saat seperti ada di awal cerita ini. Ya, untuk memahami hakikat sebagaimana ada dalam tulisan ini memang sulit, tapi paling tidak kini saya masih berusaha. Dan bukankah yang penting itu adalah usaha untuk memahami semua kejadian yang dialami dalam hidup?

leave your thought

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s