Tiba di Jalan I

Tiba di Jalan

Setiap hari menjelang tidur.
Aku mendengar cerita ibu
Kata ibu agar aku mengerti
bagaimana rasanya berjuang

Sewaktu bercerita, kadang-kadang
Ia menyelipkan kisah mudanya
Katanya penuh kasih dan cinta
“prett” kataku menggodanya

perihal ia bertemu dengan ayah
setiap bercerita ini, ibu selalu tertawa
mengingat saat ayah jatuh cinta
dan membujuk orang tua dengan susah payah

Tapi, setelah ayah pergi bersama janda
Ibu lebih sering bercerita tentang doa dan usaha
Tak hanya bercerita, ibu juga menjadi peraga
Terkadang seperti orang gila.
Aku hanya manggut iya-iya saja.

Advertisements

2 thoughts on “Tiba di Jalan I

  1. Semoga hal-hal baik selalu terjadi pada ibu itu :)). Tapi ini jadi pelajaran bagi saya untuk tidak menertawakan cerita tentang masa lalu orang tua (selama ini sering), dan lebih menghargainya, karena siapa yang tahu apa yang terjadi di masa depan?

leave your thought

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s