Ketika Usia Telah di Pangkal Tenggorok

Di dalam sebuah kamar, ia berteriak memohon
“Tuhan… Tuhan… bantulah mereka yang
dalam tekanan” tangannya coba ditengadahkan.
“Tuhan… Tuhan… tolonglah, bantu mereka..
Apakah doanya tak sampai?” ia nampak kesulitan
tapi terus mencoba menaikkan tangannya.
“Tuhan.. Tuhan… biar kubantu naik
doa mereka” ia menyerah, sekarang tubuhnya
ia gerakkan mencoba bersujud sambil memohon
“Tuhan.. Tuhan.. mereka kesulitan, Tuhan..
kabulkan doaku untuk kabulkan doa mereka Ya Tuhan..”

samar-samar, suara dari luar terdengar..
“Tuhan tak dengar doa orang mati.”

Ia tertegun lantas mengembalikan tubuhnya ke keadaan semula,
Terbaring menghadap langit, dengan tangan terlipat.

Advertisements

One thought on “Ketika Usia Telah di Pangkal Tenggorok

leave your thought

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s