Perihal Harapan Kecil

Kelak ketika kau bangun dari tidurmu, kau akan gembira begitu saja. Mungkin rasanya seperti mengetahui ada namamu di spanduk kelulusan yang dipasang di pagar sekolah. sebuah perasaan yang bisa jadi kembali hadir setelah sepuluh tahun lebih pernah mampir padamu. Tidak ada beban menggelayut bagai tuyul yang menggenapkan mitos anak SD. Maka, bisa kupastikan sisa hari … Continue reading Perihal Harapan Kecil

Yang Sempat Tersimpan dan Terlewatkan

Kita mungkin tidak bisa memilih untuk tidak menangis karena hal yang membuat kita telah jauh. Kita mungkin saja sudah cukup dewasa bahwa memang ada hal-hal yang tidak bisa kita hindari untuk membuat kita berubah merespons sesuatu. Meskipun, kelak kita sadar, kita sama-sama melakukan salah. Perasaan kadang sedemikian merepotkan seperti anak kucing yang kerap mengeong minta … Continue reading Yang Sempat Tersimpan dan Terlewatkan

Berakhir Awalan

Awalan Pada mulanya, saya tidak pernah percaya bahwa tahun tertentu bisa membawa petaka bagi tiap orang. “Kesialan adalah keniscayaan” yakin saya pada satu waktu. Ia tak peduli tahun anjing, ayam, babi, atau perkutut sekalipun. Kesialan atau kebahagiaan adalah bagian dari alur hidup manusia di kolong langit. Namun, sebagaimana keyakinan, ia dapat diperbarui setelah kita menemukan … Continue reading Berakhir Awalan

Kita Hanyalah Sepasang Lelucon Peradaban

Hal yang paling menyebalkan dari menunggu adalah mengetahui ketika waktunya akan atau telah tiba. Kita bisa keki, sebal, gundah, mengutuk berbagai hal, menanyakan hal yang tidak ada jawabnya: “kenapa yang begini selalu begitu?” Kita resah. Kita tahu bahwa pertanyaan itu tidak akan membawa kita kembali. Ia hanya sebagai katarsis yang tugasnya hanya membuang residu-residu emosi … Continue reading Kita Hanyalah Sepasang Lelucon Peradaban