Deugalih di Antara Kolonial dan Milenial

Sekitar dua minggu lalu, saya berencana menemui Galih di kedai makanan di bawah Omuniuum. Pertemuan itu sebetulnya tidak sengaja. Secara kebetulan, kami berada di satu kota yang sama, Bandung. Alasan lain, saya hendak mengintip proses pembuatan album barunya. Dari arah Dago, saya dan Eka melaju ke Cieumbeuleuit dengan motor sewaan yang suara mesinnya terdengar tak … Continue reading Deugalih di Antara Kolonial dan Milenial

Rasa Tentang Frau

Sebuah piano, dua buah vas bunga, teko, dan cangkir mengisi panggung kecil di sudut ruang lembaga kebudayaan Perancis. Wanita berambut panjang bergelombang dengan gaun biru berjalan dan duduk tepat di depan piano lantas mengucap salam kepada seratusan lebih penonton yang telah menantikan kolaborasi antara Lani dan Oskar. “Empat Satu” menjadi pembuka Konser Tentang Rasa, Frau, … Continue reading Rasa Tentang Frau