Masihkah Kita di Jalan Yang Sama?

Mendengarkan kembali lagu – lagu lawas membuat saya memanggil ulang memori – memori pada momen – momen terdahulu. Saya kerap kali melakukan asosiasi – asosiasi tiap mendengarkan sebuah lagu, semisal ketika mendengar Pance Pondaag, Meriam Bellina, Dian Piesesha, dan beberapa musisi sejawat lainnya saya teringat perjalanan mudik ke kampung halaman dengan kijang doyok yang suka … Continue reading Masihkah Kita di Jalan Yang Sama?

#1

Aku akan mulai menuliskan sesuatu sebagai bentuk apologi atau sekadar menghidupkan imaji atas peristiwa - peristiwa yang menurutku sentimentil. Entah akan berapa lama aku sanggup menuliskannya. kalimatnya mungkin tidak terlalu rapi. yang tersusun pun tidak bisa disanggah oleh orang lain, sekalipun kalimat tanya. Sebab semua kebetulan hanya milik saya seorang. Bagaimana caranya menghapus sesuatu yang … Continue reading #1

Tetap Untung Seratus

Saya ingat betul saya dimarahi ibu ketika belajar saya diam – diam menyalakan televisi untuk menonton aksi Rob Bredl  di acara Killer Instinct atau acara “Animal Planet” yang serupa dipandu Steve Irwin yang “menaklukan” binatang – binatang. Acara tersebut lebih menarik perhatian saya ketimbang sinetron/telenovela yang sedang tenar saat itu. saya bisa berhenti di depan … Continue reading Tetap Untung Seratus