Hal Yang Kita Bicarakan Sebelum Gelap Tiba

Bak penyair yang sedang membaca puisinya, kau menengadahkan tangan ke atas “tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan Juni…….” sambil menarik nafas ke bait berikutnya, kau menengok ke arahku. dengan sigap kujawab “ada” “diam. Aku belum selesai” keluhmu “kamu melihat ke arahku tadi” “itu gimmick, bodoh” Tanganmu menyelinap dari atas ke bawah “..dirahasiakannya rintik … Continue reading Hal Yang Kita Bicarakan Sebelum Gelap Tiba

Di Balik Pohon, Di Tepi Lapang

“rindu” aku menyalakan rokok yang sedari tadi dihimpit sela-sela jari. “tak akan lahir tanpa perpisahan. Jauh sebelumnya, kita dihadapkan dengan kenyataan yang sebetulnya biasa saja, perjumpaan” Ia kikuk, lantas menjerang air panas ke dalam cangkir yang telah berisikan kopi. Seperti ada sesuatu yang menyodok di pangkal tenggorok. Manusia kerap dipertemukan dengan keadaan dilematis antara menerima … Continue reading Di Balik Pohon, Di Tepi Lapang

Ke Rumah Nenek

Ke Rumah Nenek liburan yang kutunggu akhirnya tiba. rasanya tak sabar mengunjungi nenek dan bermain di kali depan rumahnya. Sewaktu aku minta ayah untuk ke rumah nenek, ayah bilang kali depan rumah nenek sudah tidak ada. Aku tanya kenapa sudah tidak ada, ayah jawab, nenek sudah pindah, ia punya rumah bertingkat sekarang. Loh, bukannya nenek … Continue reading Ke Rumah Nenek

Ibu dan Hak Asasi Manusia

   Barangkali menjadi berbeda di negeri ini adalah laku hidup paling berani bagi seorang manusia. Pasalnya, kejadian pelanggaran HAM atas nama perbedaan keyakinan kerap terjadi. Pemahaman minim akan nilai sosial dan egoisme sektarian menjadi penyebab utama tingginya kasus-kasus HAM. Masalah ini semakin runyam ketika persoalan HAM hingga kini bukan konsumsi publik. HAM masih menjadi pembicaraan … Continue reading Ibu dan Hak Asasi Manusia