Koki

Ini bukan kali pertama ia tidak lantas percaya pada masukan yang diberikan kepadanya. Kerapkali, ia selalu mengkhawatirkan apa yang terjadi dengan mudah. Entah ia tidak percaya diri entah ketakutannya terhadap hal-hal instan terlalu besar. Ada pertanyaan besar, kenapa sesuatu terjadi terlalu cepat dan mudah. Bagi dirinya, dunia tidak semudah ini. Pekerjaan yang diselesaikannya pasti ada hal … Continue reading Koki

Mencari Senja Yang Hilang

“kita sudah lama tak membunuh waktu sambil menanti senja” kata puan tetiba menyeloroh. Semenjak Desember awan abu lebih sering mampir daripada awan merah yang keemas-emasan. Mungkin ini siasat senja agar ia tak bosan dinikmati dan dipuja orang banyak setiap kemunculannya. “…..sambil dengar Menuju Senja – Payung Teduh. Lagu kesukaanmu” si puan coba membangkitkan ingatan. “Memang … Continue reading Mencari Senja Yang Hilang

Seperti Hari Yang Lain

Hari ini seperti kemarin, matahari tetap malu-malu menunjukkan mukanya sedangkan hujan terus turun tanpa spasi. Kamu tetap mengurung diri dalam kamar, membaca buku, mengingat kejadian masa lalu, lantas menuliskannya dalam satu cerita seolah apa yang kamu baca dan alami adalah satu kejadian yang tidak terpisah. Akhir tahun, dua perpindahan sekaligus, hari ini menjadi hari esok, … Continue reading Seperti Hari Yang Lain

Semu

Air liur kering bekas tidurmu sudah tidak kamu takuti lagi. Ada aku yang ternyata keadaan lebih parah dari seekor kuda nil di musim dingin, rambut yang acak-acakkan, lengket, bau neraka dan selimut yang mengumal di bawah kasur. Tidak apa, aku sudah biasa. Dengan itu pula, kamu bisa selalu terlihat cantik. Karena hal tersebut mungkin saja … Continue reading Semu