Semisal Rindu Tak Pernah Tiba

Di mana terdapat pangkal rindu? Di tepi bukit atau di sisa senja atau di sudut ruang tempat kau membujuk harap Bagaimana memaknai rindu? Pada pertanyaan yang tak terjawab atau pada ponsel yang tak jua bunyi atau pada jendela kamar yang meloloskan angin Bilamana rindu tak datang? Cangkir kopi bertumpuk atau meninggalkan rutinitas atau bilur luka … Continue reading Semisal Rindu Tak Pernah Tiba

Di Balik Pohon, Di Tepi Lapang

“rindu” aku menyalakan rokok yang sedari tadi dihimpit sela-sela jari. “tak akan lahir tanpa perpisahan. Jauh sebelumnya, kita dihadapkan dengan kenyataan yang sebetulnya biasa saja, perjumpaan” Ia kikuk, lantas menjerang air panas ke dalam cangkir yang telah berisikan kopi. Seperti ada sesuatu yang menyodok di pangkal tenggorok. Manusia kerap dipertemukan dengan keadaan dilematis antara menerima … Continue reading Di Balik Pohon, Di Tepi Lapang

Tiba di Jalan I

Tiba di Jalan Setiap hari menjelang tidur. Aku mendengar cerita ibu Kata ibu agar aku mengerti bagaimana rasanya berjuang Sewaktu bercerita, kadang-kadang Ia menyelipkan kisah mudanya Katanya penuh kasih dan cinta “prett” kataku menggodanya perihal ia bertemu dengan ayah setiap bercerita ini, ibu selalu tertawa mengingat saat ayah jatuh cinta dan membujuk orang tua dengan … Continue reading Tiba di Jalan I