Jatuh Cinta

Benar ternyata, Jatuh cinta membuat seseorang mudah tunduk, aku memilih melihat layar handphone-ku karena malu menatap matamu. Sisa-sisa roti itu takkunjung selesai kuhabiskan, habis aku dipermalukan oleh wajahmu yang menyinari malam-malamku. Begitupun kamu, teh yang kau pesan tak juga kau habiskan, hanya mesikan lekukan air teh bekas bibirmu di mulut gelas. Pertemuan itu menyadarkan bahwa … Continue reading Jatuh Cinta

Rindu Yang Dirapelkan

Kok lama sekali balasnya? Terus saja seperti itu.Aku memang bukan operator selularYang selalu cepat membalas pesanmuKau terus saja begitu,Memarahiku, tak peduli aku sedang pilu. Tetapi,Aku juga tak bisa mengelakKerinduanku juga sudah galakMenyeruak seperti karang yang ditampar ombakMengetuk-ngetuk hatiku terbahak-bahak Teringat di kepalaku,Kau selalu mempersoalkan jarakTentang ia sebagai suatu yang merusakTentang ia yang membuatmu terisak Teringat di kepalamu,Aku selalu … Continue reading Rindu Yang Dirapelkan

Emma Stone dan Nikah Beda Agama

Tiba-tiba saya teringat Emma Stone, pemeran Gwen Stacy dalam film The Amazing Spiderman. Wanita itu menggeser posisi ibu dan pacar saya sejenak dalam daftar tujuh wanita yang saya sayangi. Dalam filmnya, ia berakting sempurna sebagai wanita yang baru lulus kuliah, kerja sementara lalu ikut tes untuk S2. Ah, rambutnya yang pirang sukses membuat dia berlari-lari … Continue reading Emma Stone dan Nikah Beda Agama

Pemilu Yang Mengajarkan

Pemilu ini menjadi pengalaman pertama saya dalam memilih presiden setelah pemilu 2009 dilakukan sebelum umur saya genap 17 tahun. Tetapi, ini bukan ajang pertama saya untuk nyoblos. Kurang hafal persisnya berapa, sejak 2010 saya turut berpartisipasi dalam pesta demokrasi yang diselenggarakan oleh kota maupun provinsi. Walaupun pada kenyataannya saya lebih menginterpretasikannya bagai ngambil kucing dalam … Continue reading Pemilu Yang Mengajarkan